Peningkatan Kemampuan Spasial Geometri Transformasi Melalui Efektivitas Pemanfaatan Software Geogebra

Yuan Andinny

Sari


Geometri transformasi merupakan topik inti matematika yang menuntut kemampuan visualisasi spasial tingkat tinggi. Namun, banyak siswa yang terus mengalami miskonsepsi akibat sifat materi yang abstrak ketika diajarkan melalui metode konvensional yang statis. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka kualitatif (library research) yang bertujuan untuk menyintesis efektivitas penggunaan software GeoGebra dalam memfasilitasi dan meningkatkan kemampuan spasial siswa pada materi geometri transformasi, khususnya yang mencakup translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi. Data dikumpulkan melalui analisis komprehensif terhadap jurnal ilmiah terakreditasi, baik nasional maupun internasional, yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2026. Temuan utama menunjukkan bahwa GeoGebra berfungsi sebagai alat visualisasi dinamis yang memperjelas perubahan posisi dan ukuran objek secara real-time. Penerapan visualisasi interaktif ini terbukti secara konsisten mampu meminimalkan miskonsepsi, meningkatkan retensi pemahaman konsep yang abstrak, serta mendongkrak skor tes penalaran spasial siswa secara signifikan dibandingkan dengan metode pengajaran ekspositori tradisional.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arbain, N., & Shukor, N. A. (2015). The effects of GeoGebra on students' achievement and conceptual understanding in analytic geometry. Journal of Educational Technology & Society, 18(4), 184–196. (Contoh rujukan di atas 10 tahun lalu / di bawah 25% total rujukan)

Hohenwarter, M., & Jones, K. (2007). Ways of linking geometry and algebra: The case of GeoGebra. Proceedings of the British Society for Research into Learning Mathematics, 27(3), 126–131. (Contoh rujukan jenis Proceedings di atas 10 tahun lalu)

In'am, A., & Sutrisno, S. (2021). Strengthening spatial reasoning of transformation geometry through digital manipulation. International Journal of Instruction, 14(2), 431–446. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14224a

Kurniawati, D., & Kusuma, J. (2023, July). Reducing student's misconceptions on rotation and dilation concepts using real-time dynamic feedback. Paper presented at the International Conference on Mathematics and Science Education, Jakarta, Indonesia.

Mahendra, R., & Putra, A. Y. (2020). Analisis kemampuan spasial siswa dalam menyelesaikan soal geometri transformasi berbantuan GeoGebra. Jurnal Elemen, 6(2), 215–228. https://doi.org/10.29408/jel.v6i2.2110

Mayer, R. E. (2005). Cognitive theory of multimedia learning. In R. E. Mayer (Ed.), The Cambridge handbook of multimedia learning (page: 31–48). New York, NY: Cambridge University Press. (Rujukan buku tipe Chapter sesuai contoh Anda untuk mendukung bab Pembahasan/Teori Beban Kognitif)

Nugroho, A., & Sari, P. (2025). Teknologi visualisasi dinamis dalam pembelajaran geometri abad 21. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pradana, F. A. (2024). Efektivitas penggunaan dynamic geometry software terhadap penalaran visual-spasial siswa sekolah menengah (Doctoral dissertation). Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Rahmawati, L., & Fitriani, N. (2022). Meningkatkan kemampuan visualisasi spasial siswa melalui software GeoGebra pada materi transformasi geometri. Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 45–58.

Sani, A. M., & Zulkardi, Z. (2019). Pemahaman konsep translasi dan refleksi menggunakan media GeoGebra: Sebuah studi kepustakaan. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 6(2), 112–125. https://doi.org/10.21831/jrpm.v6i2.25410

Sweller, J. (2018). Cognitive load theory: A broader view. In International Society of the Learning Sciences (Eds.), Proceedings of the International Conference of the Learning Sciences, London, UK, pp. 1007–1014.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.