Konsep Geometri pada Gerakan Tari Lenggang Nyai dalam Persepektif Etnomatematika

Indah Mayang Purnama, Yogi Wiratomo, Abdul Karim

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep geometri yang terdapat pada gerakan Tari Lenggang Nyai dalam perspektif etnomatematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka terhadap Tari Lenggang Nyai sebagai salah satu kesenian budaya Betawi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan Tari Lenggang Nyai merepresentasikan berbagai konsep geometri, yaitu garis lurus, garis lengkung, sudut lurus, sudut siku-siku, sudut lancip, sudut tumpul, segitiga sama kaki, segitiga sama sisi, dan lingkaran. Konsep-konsep tersebut ditemukan pada posisi tangan, kaki, dan tubuh penari selama pertunjukan berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tari Lenggang Nyai mengandung unsur matematika yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar geometri yang kontekstual. Dengan demikian, budaya lokal berpotensi menjadi media pembelajaran matematika yang bermakna sekaligus mendukung pelestarian budaya daerah.

Kata Kunci: etnomatematika; geometri; Tari Lenggang Nyai; budaya Betawi; pembelajaran matematika

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bishop, A. J. (1988). Mathematical enculturation: A cultural perspective on mathematics education. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.

Budaya. S. (2021 Februari 11). Tari Lenggang Nyai [Berkas Video/Video Youtube]. Diakses melalui/Diperoleh dari https://www.youtube.com/watch?v=--lWtjGRP_s

D’Ambrosio, U. (1985). Ethnomathematics and its place in the history and pedagogy of mathematics. For the Learning of Mathematics, 5(1), 44–48.

D’Ambrosio, U. (2006). Ethnomathematics: Link between traditions and modernity. Rotterdam: Sense Publishers.

Kusuma, A. B., et al. (2024). Exploration of ethnomathematics research in Indonesia. Infinity Journal.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Rosca. D. (2023 Oktober 8). Tari Lenggang Nyai (2023) [Berkas Video/Video Youtube]. Diakses melalui/Diperoleh dari https://www.youtube.com/watch?v=M2sha-tpdJw, 15 Mei 2024

Rosa, M., & Orey, D. C. (2011). Ethnomathematics: The cultural aspects of mathematics. Revista Latinoamericana de Etnomatemática, 4(2), 32–54.

Rosa, M., & Orey, D. C. (2016). State of the art in ethnomathematics. In M. Rosa et al. (Eds.), Current and Future Perspectives of Ethnomathematics as a Program (pp. 11–37). Springer.

Tourism. J. (2019 Desember 13. Tutorial Tari Betawi, Tari Lenggang Nyai [Berkas Video/Video Youtube]. Diakses melalui/Diperoleh dari https://www.youtube.com/watch?v=FON8da-yz1k

Wulandari, I. G. A. P. A., Payadnya, I. P. A. A., Puspadewi, K. R., & Saelee, S. (2024). The significance of ethnomathematics learning: A cross-cultural perspective between Indonesian and Thailand educators.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.