Preprospec Terintegrasi Gamifikasi Strategi Menurunkan Math Anxiety dan Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah

Antonitya Tiaransa Martdiva, Nuriana Rachmani Dewi

Sari


Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi model pembelajaran Preprospec terintegrasi gamifikasi dalam menurunkan Math Anxiety dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel jurnal nasional dan internasional, systematic literature review, serta buku yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Math Anxiety berdampak negatif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis karena mengganggu kapasitas working memory. Model Preprospec yang terdiri atas tahap Prepare, Problem Solving, Presentation, Evaluation, dan Conclusion mendukung pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Integrasi gamifikasi mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan belajar, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih positif sehingga membantu mengurangi kecemasan matematika. Dengan demikian, model Preprospec terintegrasi gamifikasi berpotensi menjadi strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis sekaligus menurunkan Math Anxiety siswa.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahmad, M., & Asmaidah, D. S. (2017). Pengembangan perangkat pembelajaran matematika realistik untuk membelajarkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP. Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 373–384.

Anggraenia, E. D., & Dewi, N. R. (2021). Kajian teori: Pengembangan bahan ajar matematika berbantuan GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis melalui model pembelajaran Preprospec berbantuan TIK pada materi bangun ruang sisi datar. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika, 4, 179–188.

Ashcraft, M. H., & Kirk, E. P. (2001). The relationships among working memory, Math Anxiety, and performance. Journal of Experimental Psychology: General, 130(2), 224–237.

Cavanagh, R., & Sparrow, L. (2010). Measuring mathematics anxiety: Paper 2 – Constructing and validating the measure. Paper presented at the 2010 AARE International Research in Education Conference, Melbourne, Australia.

Caviola, S., Toffalini, E., Giofrè, D., Ruiz, J. M., Szűcs, D., & Mammarella, I. C. (2022). Math performance and academic anxiety forms, from sociodemographic to cognitive aspects: A meta-analysis on 906,311 participants. Educational Psychology Review, 34(1), 363–399.

Dewi, N. R., Rahayu, B. N. A., & Sholechah, A. (2023). Peningkatan kemampuan berpikir kritis melalui model pembelajaran Preprospec berbantuan TIK. Bookchapter Pendidikan Universitas Negeri Semarang (KP), 1(6), 23.

Domínguez, A., Saenz-de-Navarrete, J., de-Marcos, L., Fernández-Sanz, L., Pagés, C., & Martínez-Herráiz, J.-J. (2013). Gamifying learning experiences: Practical implications and outcomes. Computers & Education, 63, 380–392.

Hamari, J., Koivisto, J., & Sarsa, H. (2014). Does gamification work? A literature review of empirical studies on gamification. Proceedings of the Annual Hawaii International Conference on System Sciences, 3025–3034.

Hartinah, S., Suherman, S., Syazali, M., Efendi, H., Junaidi, R., Jermsittiparsert, K., & Umam, R. (2019). Probing-prompting based on ethnomathematics learning model: The effect on mathematical communication skills. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 7(4), 799–814.

Hmelo-Silver, C. E. (2004). Problem-based learning: What and how do students learn? Educational Psychology Review, 16(3).

Ikhsan, N. M., Dewi, N. R., & Waluya, S. B. (2024). Kemampuan representasi matematis siswa pada model pembelajaran Preprospec berbantuan aplikasi game Android: Systematic literature review (SLR).

Mahesa, A. Y., & Dewi, N. R. (2025). Kemampuan penalaran matematis peserta didik ditinjau dari kecemasan matematika pada pembelajaran Preprospec berbantuan Liveworksheet.

Mariam, S., Nurmala, N., Nurdianti, D., Rustyani, N., Desi, A., & Hidayat, W. (2019). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP pada materi bangun datar.

National Council of Teachers of Mathematics. (2020). Standards for the preparation of secondary mathematics teachers.

Polya, G. (1973). How to solve it: A new aspect of mathematical method (2nd ed.). Princeton University Press.

Ramirez, G., Shaw, S. T., & Maloney, E. A. (2018). Math Anxiety: Past research, promising interventions, and a new interpretation framework. Educational Psychologist, 53(3), 145–164.

Richardson, F. C., & Suinn, R. M. (1972). The mathematics anxiety rating scale: Psychometric data. Journal of Counseling Psychology, 19(6), 551–554.

Sailer, M., & Homner, L. (2020). The gamification of learning: A meta-analysis. Educational Psychology Review, 32, 77–112.

Samosir, C. M., & Dasari, D. (2022). Systematic literature review: Pengaruh kecemasan matematika (Math Anxiety) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis.

Savery, J. R. (2006). Overview of problem-based learning: Definitions and distinctions. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 1(1), 9–20.

Siswanto, E., & Meiliasari. (2024). Kemampuan pemecahan masalah pada pembelajaran matematika.

Strobel, J., & van Barneveld, A. (2009). When is PBL more effective? A meta-synthesis of meta-analyses comparing PBL to conventional classrooms. Interdisciplinary Journal of Problem-Based Learning, 3(1), 44–58.

Susilawati, W., Sharov, S., Pasqa, M., & Malik, H. (2025). Integrating realistic mathematics education with gamification to enhance problem-solving skills and learning motivation.

Zakaria, E., & Nordin, N. M. (2008). The effects of mathematics anxiety on matriculation students as related to motivation and achievement. Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 4(1), 27–30.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.