Telaah Filosofis terhadap Matematika: Dimensi Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Surajiyo Surajiyo

Sari


Matematika merupakan salah satu cabang ilmu pengetahuan yang memiliki karakteristik abstrak, logis, sistematis, dan universal. Dalam perkembangannya, matematika tidak hanya dipahami sebagai alat perhitungan, tetapi juga sebagai objek kajian filsafat yang berkaitan dengan hakikat keberadaan, sumber pengetahuan, serta nilai dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis matematika melalui pendekatan filsafat, khususnya dalam dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menggunakan berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan karya filsafat matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara ontologis matematika dipahami sebagai entitas abstrak yang keberadaannya diperdebatkan antara pandangan realisme, platonisme, dan konstruktivisme. Secara epistemologis, matematika memperoleh kebenarannya melalui rasio, logika, dan proses pembuktian deduktif yang menghasilkan kepastian ilmiah. Sementara itu, secara aksiologis matematika memiliki peranan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, serta kehidupan sosial manusia modern. Dengan demikian, matematika tidak hanya memiliki dimensi teoritis, tetapi juga nilai praktis dan etis dalam perkembangan peradaban manusia.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bakker, Anton., & Achmad Charris Zubair. (1990). Metodologi penelitian filsafat. Yogyakarta: Kanisius.

Boole, George. (1958). An investigation of the laws of thought. New York, NY: Dover Publications.

Boyer, Carl B. (2011). A history of mathematics (3rd ed.). Hoboken, NJ: Wiley.

Bungin, Burhan. (2015). Penelitian kualitatif. Jakarta: Kencana.

Descartes, René. (1998). Discourse on method. Cambridge, England: Cambridge University Press.

Ernest, Paul. (1991). The philosophy of mathematics education. London, England: Falmer Press.

Harari, Yuval Noah. (2016). Homo Deus: A brief history of tomorrow. London, England: Harvill Secker.

Hersh, Reuben. (1997). What is mathematics, really? New York, NY: Oxford University Press.

Hilbert, David. (1971). Foundations of geometry. La Salle, IL: Open Court Publishing.

John Locke. (1997). An essay concerning human understanding. London, England: Penguin Books.

Kaelan. (2012). Metode penelitian kualitatif interdisipliner. Yogyakarta: Paradigma.

Kant, Immanuel. (1998). Critique of pure reason. Cambridge, England: Cambridge University Press.

Kattsoff, Louis O. (2004). Pengantar filsafat. Yogyakarta, Indonesia: Tiara Wacana.

Kline, Morris. (1980). Mathematics: The loss of certainty. New York, NY: Oxford University Press.

Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nagel, Ernest Nagel., & James R. Newman. (2001). Gödel’s proof. New York, NY: New York University Press.

Plato. (2007). The republic. London, England: Penguin Books.

Postman, Neil. (1993). Technopoly: The surrender of culture to technology. New York, NY: Vintage Books.

Russell, Bertrand. (1919). Introduction to mathematical philosophy. London, England: George Allen & Unwin.

Russell, Stuart, & Peter Norvig. (2021). Artificial intelligence: A modern approach (4th ed.). New Jersey, NJ: Pearson.

Sugiyono. (2017). Statistika untuk penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, Nana Syaodih. (2017). Metode penelitian pendidikan. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya.

Suriasumantri, Jujun S. (2005). Filsafat ilmu: Sebuah pengantar populer. Jakarta, Indonesia: Pustaka Sinar Harapan.

The Liang Gie. (2007). Filsafat matematika. Yogyakarta: Pusat Belajar Ilmu Berguna.

Wigner, Eugene. (1960). The unreasonable effectiveness of mathematics in the natural sciences. Communications in Pure and Applied Mathematics, 13(1), 1–14.

Zed, Mestika. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Haryono, D. (2014). Filsafat matematika: Suatu tinjauan epistemologi dan filosofis. Bandung: Alfabeta.

Adib, M. (2014). Filsafat ilmu: Ontologi, epistemologi, aksiologi, dan logika ilmu pengetahuan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Tafsir, A. (2017). Filsafat ilmu: Mengurai ontologi, epistemologi dan aksiologi pengetahuan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.